Minggu, 16 Februari 2014

Dear Diriku Di Masa Kini

Ditulis 14 Februari 2030

Dear Diriku Di Masa Kini,

Aku adalah kamu yang hidup bertahun-tahun di masa depan. Di jaman aku hidup ini sedang ngetren mengirim pesan ke masa lalu, tapi teknologi masih agak terbatas. Jadi eksperimen ini seperti menulis surat di dalam botol dan melemparkannya ke laut. Aku hanya bisa berharap surat ini bisa sampai padamu lewat bantuan tangan-tangan orang asing. Jika kamu sedang membaca surat ini sekarang, artinya eksperimen berhasil.

Apa kabarmu? Aku bisa mengingat-ingat kejadian besar di masa lalu, tapi ada banyak sekali yang terjadi jadi aku tidak tahu persis apa yang belakangan sedang terjadi saat kamu membaca surat ini.
Mungkin kamu sedang merasa kesepian. Aku bisa ingat beberapa momen di mana aku dulu merasa ditinggalkan, diacuhkan, dianggap tiada. Ada masanya teman-teman terdekat terlihat tidak peduli kamu. Kalaupun mengaku peduli, mereka sepertinya menganggap remeh apa yang sedang kamu alami dan tidak berusaha melakukan apa-apa. Kamu pasti mengerti maksudku.

Mungkin kamu sedang merasa kecewa. Dikhianati oleh orang-orang yang kamu sayangi. Ditipu oleh janji dan harapan yang mereka ucapkan. Ditikam dari belakang di saat-saat kamu sedang membutuhkan bantuan. Tidak jarang juga dikecewakan oleh diri sendiri yang lalai dan kerap mengulangi kesalahan yang sama. Oh betapa aku ingin memelukmu pada saat ini juga. Aku tahu persis rasanya, karena aku pernah mengalaminya. Aku adalah kamu.

Mungkin kamu sedang merasa putus asa. Kamu lelah berputar-putar dalam badai kegagalan. Kamu ingin berteriak marah sekaligus menyerah karena sekian lama harus berjuang keras tanpa pernah melihat jalan keluar. Api yang ada didalam hatimu sudah mulai mengecil, dan kamu mulai terbayangi pikiran untuk menyudahi segalanya, menyerah dan pergi meninggalkan semuanya. Atau mungkin juga kamu sedang merasa bahagia sempurna, aman mencintai dan dicintai, serta bersemangat menjalani kehidupanmu.
Ya aku bisa ingat ketika hari-hari indah itu terjadi. Rasanya seperti ada di atas puncak gunung tertinggi dan melihat seluruh dunia dengan rasa kagum bangga. Saat menulis ini, aku sambil membuka folder foto-foto masa lalu dan tersenyum mengenang semua kejadian itu.

Apapun yang sedang kamu rasakan, negatif, positif, baik, buruk, gelap, terang,  aku mau mengingatkanmu bahwa itu adalah bagian-bagian berharga dalam hidupmu. Kamu berhak untuk merasa terpukul sedih, sama seperti kamu berhak untuk merasa tertawa bahagia. Kamu berhak untuk menyesali kesalahan, sama seperti kamu berhak untuk menikmati keberhasilan. Semua yang kamu alami itu membuat hidupmu semakin unik dan berharga. Percayalah, karena aku sudah melewati semua itu dan aku benar-benar merasa bangga diberikan kesempatan menjalaninya.

Kamu mungkin sudah tahu semua ini, tapi aku tetap ingin mengucapkannya: kamu lebih cerdas, berbakat, dan kuat daripada apapun yang kamu pikir sekarang! Kamu cuma perlu lebih berani mengekspresikannya setiap hari. Kamu harus lebih sering menyayangi dirimu, karena tidak ada yang bisa membuatmu lebih bahagia daripada kamu sendiri. Kamu sangat berharga, karena itu hargailah dirimu sendiri. Ya aku tahu itu terdengar klise seklise-klisenya, tapi masihkah kamu ingat jaman fotografi klasik dulu ketika foto harus dicetak dari klise? Jadi klise pun tetap mengandung kebenaran realita ;)

Jika saat ini kamu sudah memiliki seseorang yang mencintaimu sebesar kamu mencintainya, jangan sepenuhnya bergantung padanya karena kamu tetap wajib independen dan mencintai dirimu sendiri. Dan tanggungjawab mencintai diri sendiri itu jauh lebih besar lagi jika saat ini kamu memang belum menemukan sang kekasih idaman. Sebab bagaimana mungkin ada orang yang tertarik membahagiakanmu jika dia tidak melihat kamu cukup peduli untuk merawat dan membahagiakan diri sendiri?

Kamu tidak perlu menjadi orang yang sempurna, kamu hanya perlu berusaha jadi diri yang terbaik dibanding hari-hari sebelumnya. Melakukan itu jauh lebih mudah daripada memikirkannya lho.. dan aku bilang begitu karena aku tahu kamu suka terlalu banyak berpikir, lalu akhirnya malah tidak melakukan apa-apa. :))

Nah kalau kalau mau berpikir, sering-seringlah berpikir akan satu fakta ini: kamu adalah orang terfavorit dalam hidupku, karena berkat kamulah aku bisa hidup, berkarya, sukses bahagia di jamanku ini. Asal tahu saja, kamu tidak akan pernah sendirian karena aku sudah, sedang dan akan selalu bersama kamu di sepanjang waktu. Aku ingin memelukmu saat ini juga, menepuk pundakmu dan membisikkan semuanya akan baik-baik saja, tapi aku tidak bisa. Kalau kamu tidak mengerti itu, tenang saja karena suatu saat kamu akan belajar tentang fisika kuantum dan teori dimensi waktu, hehehe!

Seperti aku bilang di awal tadi, kalau kamu sedang membaca surat ini berarti eksperimenku berhasil. Aku tidak bisa mengendalikan kapan surat ini kamu
terima, tapi aku punya harapan kamu membacanya di satu hari tertentu. Jadi semoga saja harapanku terkabul, karena jika tidak rasanya aneh sekali aku mengakhiri surat ini dengan kalimat ini ...

Happy Valentine !

Tertanda,

Kamu Dari Masa Depan

Kamis, 13 Februari 2014

FEELING IN LIFE


Spaß beim Lesen :) 


Rasa benci, marah, kecewa, sakit hati , pengkhianatan, salah paham, galau, sedih, kasih sayang, jatuh cinta, bahagia, bungah, happy dan sajabana, semua hal ini mungkin hampir pernah dilalui setiap orang yang hidup ya iyalah kalo orang yang udah habis masa kontraknya di dunia mana mungkin ngerasain yang namanya galau ? hehe

jangan sempit dalam mengartikan sebuah perasaan, banyak orang dan juga mungkin saya pernah berpikir bahwa perasaan timbul hanya terhadap lawan jenis, tapi kalau kita mau berpikir luas tentang sebuah perasaan maka akan banyak hal yang akan kita temui dalam menjalankan kehidupan dengan perasaan, yu mari kita sedikit bereksplorasi tentang perasaan dan kehidupan. 

hal-hal diatas kerap terjadi dalam setiap kehidupan manusia di segala bidang kehidupan, enath itu pendidikan, sosial, ekonomi, agama,budaya,  politik  dan segala sesuatunya bermula dari sebuah perasaan. 
ada orang yang kerap menyukai segala sesuatu yng berhubungan dengan hal-hal mewah, mahal dan branded itu semua timbul karena perasaan suka atau kecintaanya terhadap kehidupan dunia, namun adapula orang yang rajin bersedekah, puasa, zakat , solat karena kecintaanya terhadap akhirat. 

dan kita terlahir di dunia ini karena sebuah perasaan, perasaan cinta dua insan manusia yang di ridhoi Alloh seperti dalam surat Ali-Imron ayat 14 yang artinya :

" Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).(3:14)

dan kematian yang pasti akan terjadi pada setiap insan yang bernyawa pun merupakan sebuah perasaan ikhlas sabar bahwa hidup kita merupakan penghambaan terhadap  Sang Maha Cinta, 

“Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahala kalian”. (Surat Ali `Imran: 185).

itu sedikit saja contoh kecil bahwa kehidupan kita bermula, berproses, dan berakhir dengan sebuah perasaan.
karena segala sesuatu yang kita jalani dalam hidup selalu dimulai dari yang namanya perasaan yang lahir secara alamiah dalam diri sebuah manusia. ga percaya? sok pikirin hehe
kalau boleh saya mengartikan sebuah perasaan adalah naluri alamiah yang dialami setiap insan beriman dan berakal yang lahir dari sebuah keyakinan, ketertarikan dan dedikasi. Sebuah perasaan yang dimiliki seorang insan mampu mengubah hidup seseorang dan sebuah perasaan adalah centre of life, Clifford T  Morgan mengatakan "Life would be drearly without feelings. They color and spice to living..!" , "hidup akan kering tanpa adanya aneka perasaan atau emosi, perasaan bagai warna dan bumbu dalam kehidupan. 

Perasaan itu sifatnya tidak stabil sama halnya kehidupan yang kita jalani seperti sebuah roda yang berputar ada kalanya kita dibawah dan ada kalanya kita diatas. perasaan juga diibaratkan sebuah keimanan , dengan perasaan /keimanan kita dapat mengatasi hal - hal buruk yang terjadi dalam kehidupan kita dengan cara mengendalikan sebuah perasaan untuk diri sendiri dan orang lain sesuai tuntunan-Nya . Karena hidup adalah sebuah pilihan dan pilihan selalu hadir dengan segala konsekuensinya. 
hidup sebuah rangakaian proses yang harus dilalui manusia untuk menyelesaikan misinya sebagai khalifah di muka bumi ini, terlebih mampu memimpin dirinya sendiri untuk selalu menjalankan segala skenario-Nya sebaik mungkin dengan selalu mendekatkan diri kita kepada Alloh.

lirik ini mungkin akan menggambarkan arti sebuah perasaan dalam kehidupan apabila kita mulai kehidupan ini dengan perasaan sabar dan ikhlas menjalani semua rintanangan hidup yang hadir karena sabar datang selalu berdampingan dengan sebuah keikhlasan. 
Perasaan penghambaan terhadap Sang Maha Cinta. :') 

Galau Tanpa-Mu
#Abay
terdiamku

merasakan keheningan...
suara malam membimbing langkahku
menuju syahdu bersama-Mu
ku berucap
lirih bahwa aku malu
terlalu jauh aku melangkah
terlalu sombong aku pada-Mu



ya Rabbi...
ini aku
Tuhanku...
aku pada-Mu



aku tak kan bisa bila
hidup tanpa cinta-Mu ya Allah
walau sedetik pun
ku mencoba berdiri dengan
galau dihati tanpa bimbingan-Mu
ku tak kan pernah bisa bertahan



luruh aku
tak kuasa ku berdiri
Allah... Engkaulah yang Maha baik
Kau yang selalu ada bantu aku
ku tak ingin lepas dari pelukan-Mu
jangan biarkan aku melangkah
menjauh pergi dari cinta-Mu