Jumat, 13 Oktober 2017

Asam Lambung dan Maag, beda atau sama ?

Assalamualaikum wr.wb
Bismillahirrahmanirrohim 
.
.
Kesibukan atau rutinitas yang kadang menyita waktu dan membuat kita lupa akan kesehatan adalah hal yang kadang dianggap "lumrah" untuk dibiarkan, padahal investasi terbesar kita adalah kesehatan tubuh yang mesti dijaga dengan baik. 

ada salah satu penyakit yang terkadang dianggap sepele oleh kita termasuk saya, terutama ketika merasa sakit di area organ lambung, kita identik menyebutnya sakit "maag" padahal tidak selamanya sakit di area lambung itu adalah sakit maag. Keduanya hampir mirip namun berbeda, penyakit asam lambung dan maag dan tidak dapat dianggap sepele dan dibiarkan berlarut-larut.

Penyakit maag atau indigestion adalah peradangan mukosa atau lapisan kulit dalam lambung yang disebabkan banyak faktor.

Beberapa faktor tersebut adalah stress, luka pada dinding atau tukak lambung, dan bakteri Helicobacter pylori. gejala penyakit maag yang muncul biasanya kembung, mual,muntah, sendawa berlebih, dan sakit pada bagian ulu hati.

Penyakit maag sering dianggap sepele dan dibiarkan berlarut-larut, padahal jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan tepat akan mengakibatkan komplikasi seperti penyempitan kerongkongan hingga sulit menelan, esofagus barret, atau terpapar asam lambung pada kerongkongan, hingga 'bocornya' asam lambung ke usus halus.

Salah satu obat tradisional/herbal  ketika penyakit maag menyerang adalah parutan kunyit yang dicampur air lalu diperas dan diambil sarinya saja dan bisa juga dicampur madu hutan. Atau menggunakan obat sesuai resep dokter.


Penyakit asam lambung / GERD  berbeda dengan penyakit maag, penyakit asam lambung atau gastroesphageal reflux merupakan kondisi naiknya asam lambung menuju kerongkongan.

Penyakit ini muncul karena tidak berfungsinya katup yang ada di ujung lambung.

Katup bernama lower esophageal sphincter (LES) ini berfungsi sebagai pintu otomatis saat makanan atau minuman lewat dan tertutup guna mencegah asam lambung atau makanan yang dicerna naik ke kerongkongan.



Penderita asam lambung biasanya merasakan nyeri melilit dibagian perut kiri, karena asam lambung dapat menekan dinding lambung sehingga otot perut jadi ikut kaku dan bahkan bisa timbul kram. sesuai pengalaman saya yang dirasakan ketika asam lambung tinggi badan menjadi tidak enak dan bahkan lemas, lalu diikuti kram perut, dan biasanya disertai dengan adanya sakit radang tenggorokan sehingga kesulitan menelan (esofagitis) atau bahkan tidak ada suara jika kondisi memang drop sekali. serta nyeri di ulu hati. 

Penyakit asam lambung juga diketahui dapat memicu kanker esofagus bila tidak mendapatkan penangan yang serius dan segara

Beberapa faktor penyebab terjadinya penyakit asam lambung adalah :
1. Pola makan yang buruk
2. Pada orang dewasa biasanya lebih disebabkan faktor psikis, seperti banyak pikiran atau kelelahan
    bekerja. 
3. makan setelah tidur
4. obesitas
5. terlalu banyak makan, makanan yang berlemak. 
6. tidur larut malam/begadang tidak bermanfaat.

Maka kesimpulannya adalah  penyakit maag dan penyakit asam lambung itu berbeda, asam lambung terjadi karena adanya peradangan mukosa atau lapisan kulit dilambung, sedangkan penyakit asam lambung terjadi karena naiknya cairan asam lambung menuju kerongkongan.

Mengutip nasehat seseorang, jadi guys "ketika kita sudah tahu sakitnya kita apa berarti kita harus disiplin sama tubuh kita dan harus memberikan haknya, waktunya istirahat ya harus digunakan untuk istirahat"

bahwa setiap apapun yang melekat dalam tubuh kita, "mereka" punya haknya untuk bisa berfungsi dengan baik, maka dari itu kita harus menjaga sebaik-baiknya titipan Allah. karena ketika kita sehat kita dapat menjalankan berbagai rutinitas dan bermanfaat untuk orang lain.


Setiap sakit pasti ada obatnya, dan sebaik-baiknya penyembuh adalah Allah SWT.
jangan lupa untuk sayangi tubuh dan jaga pola hidup sehat :)

(Sumber  : pengalaman pribadi, dan berbagai sumber, foto : google



Sabtu, 04 Maret 2017

Mulai darimana oh darimana ?



Bismillahirohmanirrohim 

Apa sih yang ada dalam benak kita ketika kita mendengar ataupun membaca kata "berwirausaha, wirausaha dan kata turunannya " ? 
pasti akan banyak persepsi dalam pikiran kita, ada yang bilang berwirausaha itu membuka usaha secara mandiri, ada juga yang mengartikan wirausaha itu adalah hobby yang dibayar, adapun yang mendefinisikan wirausaha adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung dan rugi. tapi ada banyak hal yang terkadang membuat seseorang bingung ketika akan memulai sebuah usaha, mereka bingung harus mulai darimana oh darimana, dari matamu turun ke hati (ehh ko jadi nyanyi,hehe ..)
Lets go ,kita akan bahas beberapa langkah dalam memulai sebuah usaha. 

1. Mulailah berwirausaha /berbisnis dengan cara Allah
berbisnislah dengan cara Allah, maka bicara bisnis bukan lagi soal untung dan rugi semata, melainkan tentang syurga dan neraka, Bagaimana kita bisa menjaga amanah,kepercayaan konsumen, mejaga hubungan baik dengan klien maupun partner bisnis. Bahwa setiap apapun yang kita kerjakan bernilai ibadah jika kita niatkan karena Allah. maka awali bisnis kita dengan cara Allah sebagaimana tertulis dalam Al-Qur'an QS.Faathir ayat 29-30.
“Innalladziina yatluuna kitaaballahi, wa aqomuussholaata wa anfaquu mimmaa rozaqnaahum sirron wa ‘alaniyatan yarjuuna tijaarotan lan tabuur. (29). Liyuwaffiyahum ujuurohum wa yaziidahum min fadhlih, innahuu ghafuurun syakuur. (30).”
 29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,
30. agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. 

dan juga dalam QS. Ali Imran ayat 14-17 .
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَاْلأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَئَابِ {14}* قُلْ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيْرٍ مِّن ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُُ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا اْلأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجُُ مُّطَهُّرَةُُ وَرِضْوَانُُ مِّنَ اللهِ وَاللهُ بَصِيرُُ بِالْعِبَادِ {15} الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآإِنَّنَآءَامَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ {16} الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِاْلأَسْحَارِ {17} 
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, berupa: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).(14) Katakanlah, ‘Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?’Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya.(15)(Yaitu) orang-orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,(16)” (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.(17)” (Ali Imran: 14-17)
Intinya sih berbisnis itu dengan cara yang halal yang Allah ridhoi. Bukan dunia yang menjadi tujuannya tapi akhirat. Ketika kita berbisnis untuk akhirat maka dunia akan mengikuti.

2. Niatkan bisnis/usaha kita sebagai jalan ibadah
Yaa segala sesuatu itu tergantung niatnya, bisnis itu mesti diniatkan sebagai salah satu jalan ibadah kita yang semakin mendekatkan kita kepada Sang Pemilik semesta, bukan justru menjauhkan kita dari Allah. sebagaimana  Rasulullah SAW bersabda " khairunnas anfa'uhum linnas" "Sebaik-baiknya manusia diantaramu adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain". maka bisnis yang kita lakukan harus bisa memberikan kontribusi positif bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga orang lain, dalam hadist ini seakan-akan mengatakan bahwa jikalau kita ingin mengukur sejauh mana derajat kemulian akhlak kita maka ukurlah sejauh mana nilai manfaat diri ini ? So, jadikanlah bisnis yang akan kita lakukan atau sedang dilakukan sebagai salah satu jalan menuju syurga-Nya.

3. Kenali Passion mu 
 Untuk memulai sebuah bisnis kamu harus mengenali dulu apa yang menjadi bakat dan minatmu, jangan sampai melakukan sebuah bisnis dengan terpaksa, karena sesuatu yang tidak dikerjakan dengan hati hasilnya pun tidak akan maksimal.

4. Tuliskan Ide Bisnis secara detail
Sebagai langkah awal tuliskan  semua ide bisnismu secara detail, mulai dari konsep, jenis yang akan dijual, market, rincian anggaran, kesimpulannya rencana usaha juga akan membantu anda untuk mengetahui berapa banyak modal yang dibutuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan dan dimana. Ide usaha menjadi penting untuk dilakukan sebagai salah satu cara memulai bisnis/usaha karena usaha yang diawali dengan ide yang baik dan perencanaan yang matang akan menghasilkan usaha dengan kualitas yang prima.

5. ACTION 
Langkah terakhir untuk menjawab kebingungan ketika kita ingin berwirausaha itu harus mulai darimana yaitu ACTION, lakukan apa yang ingin kita lakukan jangan sampai semua ide binsis/usaha yang sudah kita tulis tadi hanya menjadi pajangan setia dalam buku mimpi kita, karena segala sesuatu yang hanya tertulis tapi tidak dilaksnakan ya sama aja bohong. Action atau memulai usaha itu artinya kita sudah siap memulai usaha kita dengan segala resiko yang akan terjadi kedepannya, bagaimana usaha yang kita lakukan bisa berkembang dan memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri tetapi harus bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


Selamat berbisnis, Semangat menuju Syurga-Nya :)
Bandung, 5 Maret 2017
Jam 00.30
Puji Damayanti Pahlar


follow ig @dinar 105catering_wo