Senin, 04 Juni 2018

Melukis Hati


ribuan malam aku gambarkan
melukis hati yang penuh hampa
tentang suatu peristiwa
angan ku berdersir menyebutmu...

rentang waktu terus berjalan
tiap detik akupun bertanyak
kemana kah muara cinta 
ditemaram lagit ditasbihkan

nama mu allah menenangkan
padamu harapan ku sandarkan
bicara cinta tak sekedar cinta
jalanku belum sempurna

pemilik cinta ini rasaku
mengucap bergermuruh engkau yang tau
walau mataku tak bisa menatap 
tapi hati ku bisa melihat cinta

Melukis Hati by Sigma 

Dekati KhalikNya bukan MakhlukNya

Bismillah
Apa kabarnya nih di 10 hari terakhir bulan Ramadhan ? Semoga makin semangat ibadahnya dan berlomba-lomba mendapatkan ampunan Allah di bulan yang paling mulia ini. Aamiin .

Pernah ga sih kita berharap sama manusia ?? Hmm pasti tiap orang pernah merasakan  atau menaruh harapan pada manusia lalu dikecewakan karena harapannya ga sesuai, aku pernah merasakannya dan itu sungguh sangat sakit.
Berangkat dari pengalaman itu, kita akan banyak belajar bagaimana mengolah rasa/hati kita dalam menghadapi suatu perkara, baik itu dalam urusan sekolah,pekerjaan, teman , jodoh dan semua hal yang melingkupi kehidupan kita. Sayyidina Ali pernah berkata " semua kepahitan hidup telah aku rasakan, dan yang paling menyakitkan adalah berharap pada manusia". Well, itu BENAR !! Padahal kita tau bahwa Allah sangatlah pencemburu jika kita menduakannya, kita aja klo diduakan sakit banget kan ?? 😭😭
Apalagi Allah guys.. Hiks

Nah caranya supaya kita ga berharap sama manusia, salah satunya adalah pintar-pintarlah mengolah rasa, berdoa selalu sama Allah untuk menjaga dan melindungi hati/rasa kita dari sesuatu yang tidak seharusnya, lalu pandai-pandailah mengendalikan harapan. Ingat cuma sama Allah aja kita wajib berharap THE ONE and ONLY. Allah yang genggam hati kita.

Semua perkara hidup hanya cukup kita pasrahkan semuanya ada Allah, Dekati KhalikNya bukan MakhlukNya, cukup dan butuhkan Allah maka Allah akan cukupkan kebutuhan kita. Pasrah itu bukan berarti diam yaa guys, tp ikhtiar maksimal dan keputusan akhir tetap ada di Allah.

Mari kita resapi QS. Ghaafir (40) : 60
" Ud'uunii astajib lakum"
" Mintalah kepada-Ku pasti Aku akan kabulkan"

Nah udah jelas banget kan apa yg dibilang di ayat ini, jadi buat apa coba kita menaruh harap sama manusia lagi ?? Emang wajar sih namanya juga manusia, kita punya harap dan keinginan, butuh kesabaran dan keikhlasan yang menuntun kita, aku aja masih belajar ko tertahih-tatih dan butuh waktu yang tidak sebentar tapi bukan berarti gabisa kan..😊 intinya belajar belajar belajar sampe akhir hayat, apalagi ilmu ikhlas yang mesti kita tanamkan selalu dalam hati kita untuk bisa menerima segala ketetapanNya, karena semua yabg terjadi pasti ada hikmahnya.

So guys ready dong yah kita untuk sama-sama belajar hanya bergantung sama Allah aja. Titik pokoknya ga pake koma.
Allah dulu, Allah lagi, lagi lagi Allah


Selamat bermunajat terindah kepadaNya, sampaikan segala keinginan hanya padaNya.

Bandung, 20 Ramadhan 1439 H
                    4  Juni 2018