Bismillahirahmanirrahim
Alhamdulillah segala puji bagi Allah..
sebenernya saya cuma ingin sedikt berbagi cerita dan semoga bisa bermanfaat juga bisa diambil hikmah untuk terus memotivasi hal yang baik :)
selamat membaca ^^
Di penghujung 2017 ini Allah begitu baik, memberikan kejutan yang tak terduga. ada beberapa wishlist yang saya tulis di tahun sebelumnya yaitu 2016, tahun 2016 adalah tahun yang berat untuk saya lalu, karena lagi-lagi ujian iman paling berat soal hati perasaan yang amburadul menyapa saya..hahaha, baiklah sudah lupakan.
awal cerita saya pengen bikin paspor, gatau kenapa pikiran itu terlintas begitu saja. pokoknya mau bikin paspor meskipun belum tau kapan dan akan kemana perginya haha..
awal cerita saya pengen bikin paspor, gatau kenapa pikiran itu terlintas begitu saja. pokoknya mau bikin paspor meskipun belum tau kapan dan akan kemana perginya haha..
ada 7 wishlist yang saya tulis saat itu, salah satunya adalah pergi umroh/haji dan ini wishlist yang saya tulis diurutan paling akhir, dan MasyaAllah ternyata hal ini Allah kabulkan paling pertama diantara 6 wishlist yang ingin saya capai di tahun 2017.
sampe becanda sama orang-orang rumah aku mau bikin paspor mau liburan ke jogja wkwkwk padahal ga ush pake paspor juga bisa , nah tapi ada do'a dalam setiap candaan itu, dalam hati saya selalu bilang siapa tau dengan diawali bikin paspor nnt Allah segera undang buat ke Baitullah. Well, singkat cerita setiap kali saya keluar rumah ada keperluan saya selalu menyempatkan hunting travel umroh dan haji , "dalam masa pencarian itu" (cieelaahh bahasanya haha ) saya bertanya kepada keluarga, sahabat, teman, kerabat yang sudah pergi menggunakan travel apa, nah ada 4 travel yang saya datengin untuk pilih-pilih mana yang pas, yang pasti pas dikantong masalah biayanya dan pas dihati hehe.
ya akhirnya setelah keliling sana sini, saya memutuskan memilih travel "Makkah Utama" sebagai travel yang akan menemani perjalanan suci saya, alamatnya ada di Jl. Salam no 52 Bandung ( depan mesjid Al-Lhatif) .
Setelah menentukan pilihan travel yang akan mengurus dan menemani perjalanan suci saya, lalu saya mulai menyiapkan segala sesuatunya. karena saya belum punya paspor maka saya buat paspor sendiri tanpa menggunakan jasa orang lain, pertama karena saya mah anaknya teh punya rasa ingin tahu yang besar dan yang kedua adalah ngirit haha.. karena kalo kita buat paspor dengan menggunakan jasa orang lain perbedaan biayanya lumayan hampir 2 - 3 kali lipatnya dari biaya pembuatan normal kalo kita buat sendiri langsung ke Kantor Imgirasi. Persiapan ini kurang lebih sekitar 3 bulan sebelum keberangkatan. Nah ngurus paspor sekarang jauh lebih mudah dan ga mesti antri dari subuh soalnya antrian udah online, jadi kita tinggal dateng pada jadwal yang sudah ditentukan saat kita daftar online ( nanti aku buat tulisan khusus membuat paspor yaa), nah setelah urus papsor , kita mesti suntik vaksin meningitis maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan, dan aku vaksin sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan jadi di bulan Oktober. Nah punya cerita juga nih sebelum melakukan vaksin qodarullah saya sakit kurang lebih seminggu karena asam lambung yang naik lagi, nah jadi melakukan vaksin setelah saya sembuh, tepatnya sehari setelah kondisi membaik meskipun sama ibu dilarang jangan dulu vaksin, tapi saya meyakinkan kalo saya gpp, bandel emg haha..
Setelah menentukan pilihan travel yang akan mengurus dan menemani perjalanan suci saya, lalu saya mulai menyiapkan segala sesuatunya. karena saya belum punya paspor maka saya buat paspor sendiri tanpa menggunakan jasa orang lain, pertama karena saya mah anaknya teh punya rasa ingin tahu yang besar dan yang kedua adalah ngirit haha.. karena kalo kita buat paspor dengan menggunakan jasa orang lain perbedaan biayanya lumayan hampir 2 - 3 kali lipatnya dari biaya pembuatan normal kalo kita buat sendiri langsung ke Kantor Imgirasi. Persiapan ini kurang lebih sekitar 3 bulan sebelum keberangkatan. Nah ngurus paspor sekarang jauh lebih mudah dan ga mesti antri dari subuh soalnya antrian udah online, jadi kita tinggal dateng pada jadwal yang sudah ditentukan saat kita daftar online ( nanti aku buat tulisan khusus membuat paspor yaa), nah setelah urus papsor , kita mesti suntik vaksin meningitis maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan, dan aku vaksin sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan jadi di bulan Oktober. Nah punya cerita juga nih sebelum melakukan vaksin qodarullah saya sakit kurang lebih seminggu karena asam lambung yang naik lagi, nah jadi melakukan vaksin setelah saya sembuh, tepatnya sehari setelah kondisi membaik meskipun sama ibu dilarang jangan dulu vaksin, tapi saya meyakinkan kalo saya gpp, bandel emg haha..
well, setelah vaksin efeknya jadi "panas tiris" dan agak pusing haha ^^ Alhamdulillah Allah mudahkan mengurus ini itunya dalam waktu sehari kartu kuning (kartu vaksin) selesai, cuma nunggu sekitar 30 menit.
Ujian itu datang bertubi-tubi ...
Nah ga kerasa bulan keberangkatan saya kesana akhirnya tiba, yups bulan November 2017. sebelum keberangkatan bahkan sampai seminggu sebelumnya saya masih disibukkan dengan pekerjaan. tepat tiga hari sebelum keberangkatan saya drop lagi. saya jatuh sakit setelah sebelumnya ketemu klien wedding untuk bulan desember, pulang dari meeting saya langsung ke dokter dan bener aja dokter bilang asam lambungku naik tinggi, keluar ruangan dokter langsung minum obatnya dan sampai rumah saya gabisa turun dari mobil, akhirnya digendong kaka masuk rumah da cenah pingsan ( tapi aku mah ga ngerasa pingsan haha ) yaa ini adalah sakit yang paling parah, karena hampir 5 jam lebih saya gabisa tidur nangis terus dan nahan sakit, sampai akhirnya disarankan masuk IGD hiks hiks.. Tapi ayah dan ibu menenangkan supaya aku tenang dan terus istigfar inget bentar lagi bakal berangkat dan fokus untuk ibadah. akhirnya setelah drama kesatitan itu menjelang subuh aku bisa tidur. Alhamdulillah
Ujian kedua adalah jadwal haid saya yang tidak biasanya , jadi tepat sekitar seminggu sebelumnya saya malah haid huhu, paniklah panik karena kalau sampai keberangkatan ternyata saya masih haid otomatis saya gabisa thawaf nantinya, itu kan hal yang paling ditunggu. saya ga minum obat pencegah haid seperti saran orang-orang, karena saya berpikir apapun yang terjadi pada diri saya sudah qodarullah dan itu yang terbaik. mencoba ikhlas saja meski agak khawatir. tapi balik lagi ketika pikiran kita baik maka yang terjadi pun baik. karena biasana haid saya cuma lima hari jadi diperkirakan sampai tanggal keberangkatan saya sudah beres. Tapi takdir berkata lain, tepat ditanggal keberangkatan saya sudah mandi besar untuk mensucikan diri dan mandi besar sunnah untuk keberangkatan umroh, tapi 1 jam sebelum berangkat ke travel untuk kumpul ternyata darah haid itu masih ada, akhirnya ditunggu dan saya mandi lagi, jadi 4 kali mandi besar saat itu. alhamdulillah akhirnya bersih lah. dalam perjalanan bandung - jakarta selama 4 jam dan sempet istirahat untuk solat subuh di rest area, karena saat itu saya ga menemukan kamar kecil, akhirnya saya solat dulu, selesai solat saya ke kamar mandi, dan apa yang dikhawatirkan ternyata terjadi sisa-sisa darah haid saya masih keluar ( perasaan saya waktu itu campur aduk sedih tapi kumaha) akhirnya mencoba berpikir positif , insyaAllah sampai di Mekkah saya bisa mandi besar dulu untuk membersihkan diri dan bisa ikut thawaf. selama perjalanan ga henti-hentinya dzikir dan berusaha ikhlas.
Yakin Allah Maha Baik ^^
Tepat 11 November 2017 saya berangkat umroh dan diantar keluarga, duh itu adalah saat-saat paling krusial dalam hidup, karena saya cengeng klo menyangkut keluarga apalagi aku mah anaknya teh rumahan banget jarang pergi sendiri apalagi jauh, dan ini beda negara. udah pastilah nangis bombay pas naik bis, pamit dan minta doa supaya ibadah disana lancar dan pulang lagi dengan selamat. karena kita ga pernah tau ajal akan menjemput kita dimana. maka hanya minta doa untuk ikhlas, sabar, dan tawakal. Yakin Allah akan jaga hambaNya dengan sebaik-baiknya penjagaan. tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta tepatnya di Terminal 3 Ultimate Gate 2 tempat saya akan terbang ke Mekkah, saya beserta rombongan terbang menggunakan maskapai Saudi Arabia, dan Alhamdulillah tujuan kami langsung ke Mekkah Al Mukaromah, karena biasanya kebanyakn travel pasti pemberangkatan ke Madinah dulu baru ke Mekkah , Alhamdulillah begitu banyak bonus yang Allah kasih selama perjalanan :-) , terbang jam 11.00 dari Indonesia menempuh perjalanan 9,5 jam dan Alhamdulillah sampe pukul 17.00 WAS tiba di Jeddah, Bandara King Abdul Aziz.
oh iya kami melaksanakan niat di dalam pesawat dengan miqot di Yulamlam atau Sa'diyah (Yaman) 92 km, jadi ketika turun dari pesawaat keadaan kami sudah ihram (niat umroh) maka saat itulah sudah berlaku larangan ihram, larangan ihram itu
untuk pria : pakaian berjahit, sepatu dan penutup kepala. Sedangkan
untuk wanita : menggunakan cadar (penutup muka) dan sarung tangan.
untuk keduanya pria dan wanita : memakai parfum, potong rambut, membunuh hewan, potong pohon, nikah & menikahkan, jima' (berhubungan) suami istri dan bertengkar.
oh iya kami melaksanakan niat di dalam pesawat dengan miqot di Yulamlam atau Sa'diyah (Yaman) 92 km, jadi ketika turun dari pesawaat keadaan kami sudah ihram (niat umroh) maka saat itulah sudah berlaku larangan ihram, larangan ihram itu
untuk pria : pakaian berjahit, sepatu dan penutup kepala. Sedangkan
untuk wanita : menggunakan cadar (penutup muka) dan sarung tangan.
untuk keduanya pria dan wanita : memakai parfum, potong rambut, membunuh hewan, potong pohon, nikah & menikahkan, jima' (berhubungan) suami istri dan bertengkar.
Sesampainya disana kita langsung naik bis untuk perjalanan ke hotel di Mekkah kurang lebih perjalan sekitar 3 jam, Alhamdulillah Hotelnya ga terlalu jauh ke Masjidil Haram cuma 150 M jaraknya, nama hotelnya Makareem Hotel jadi pas keluar hotel menuju Masjidil Haraam tinggal lurus aja dan langsung Gate 1 King Abdul Aziz.
sesampaina di hotel saya langsung mandi besar ,Ya Allah bersyukur dan atas izin Allah, haid aku selesai dan aku bisa ikut thawaf bareng rombongan, waktu itu jam menunjukkan jam 21.00 WAS kalau di Indonesia berarti jam 00.00 WIB beda sekitar 4 jam.
Ada hal yang gabisa dijelaskan lewat kata-kata ketika pertama kali melihat Ka'bah yang Agung, ga henti-hentinya saya mengucap syukur Alhamdulillah karena Allah mengundang saya kesana menikmati jamuanNya :') saat pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Haram yang ada dalam pikiran saya adalah ' Ya Allah uji ada disini, di rumahMu melihat langsung dan merasakan atmosfer luar biasa KeAgunganMu yang tiada tandinganNya. Alhamdulillah MasyaAllah Subhanallah rezeki paling berharga yang saya dapat sepanjang hidup. ga berhenti nangis juga selama melaksanakan thawaf betapa Maha Besar Maha Kaya Maha Rahman dan Rahim Nya Allah merasa diri yang begitu banyak berlumur dosa. pergi seorang diri tanpa ada keluarga yang menemani adalah sesuatu yang ga pernah saya bayangkan, tapi ada keingina kuat saat itu, bahwa ini adalah salah satu jalan jihad saya menuju rumah Allah, insyaAllah Allah jaga dengan sebaik-baiknya.
thawaf yaitu berkeliling mengelilingi ka'bah 7 putaran adalah simbol bahwa kita sebagai mahkluk Allah harus patuh dan fokus menjalankan ibadah semata-mata hanya untuk mengharap ridhoNya Allah. dengan perantara ka'bah tetapi pada hakikatnya kita meminta segala sesuatu yang kita inginkan hanya kepada Allah. kawan-kawan semua bisa berdo'a apa saja saat melakukan thawaf diluar do'a-do'a khusus thawaf dalam setiap putarannya. insyaAllah dikabulkan dalam waktu terbaiknya karena sejatinya Allah mendengar setiap ucapan kita. kalau saya doanya minta jodoh hehe ditempat-tempat mustajab pasti saya ga lupa doa tentang satu hal itu termasuk ketika Allah berikan jalan bisa sampai di multazam dan memegang lantai pintu ka'bah, masyaAllah begitu Allah mudahkan jalannya, padahal kalau menurut pikiran manusia ditempat itu penuh sesak orang-orang berbadan besar dari afrika,india, turki sementara saya dengan badan kecil tapi bismillah lahaula wa quwwata illah billah dengan pertolongan Allah saya bisa berdo'a khusyu di mulatzam, mendoakan apa-apa saja yang saya minta, semoga Allah juga undang kembali kesana bersama keluarga, aamiin.
Innalhamda Wal Ni'mata
Laka Wal Mulk Laa Syarikalaka
Pergi haji
Artinya menuju Allah yang esa
Membawa hati dan diri yang hina
Memberi hadiah kepada Allah
Berhati-hatilah menghadapNya
Setiap hamba
Pergi haji dengan segala yang baik
Hati yang baik akhlak yang baik
Harta yang halal hati yang bersih
Niat yang suci amal mulia
Pergi haji
Ilmu tentangnya mestilah ada
Agar syarat dan rukun tepat sempurna
Sah dan batalnya dapat dijaga
Agar amalan hajinya tidak sia-sia
Tata tertib dan akhlak kenalah jaga
Buatlah dengan tenang serta tawadu'
Sabar dan tolak ansur mestilah ada
Jangan berkasar merempuh manusia
Tanah haram jagalah pantang larangnya
Pergi haji bukannya masa untuk membeli belah
Beringatlah betulkanlah niat kita
Moga-moga haji kita diterima
Jagalah pantang larangNya
Yang boleh rusakkan hati
Jauhkan maksiat dan yang sia-sia
Takutkan Allah yang esa
Ingat selalu padaNya
Agar kita senantiasa memiliki jiwa hamba
Doa melihat ka'bah
اَللهُمَّ زِدْ هذَاالْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً. وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَبِرًّا
ALLAHUMMA ZID HAAZAL BAITA TASYRIIFAN WATA'ZIIMAN WATAKRIIMAN WAMAHAABATAN. WAZID MAN SYARROFAHU WA 'ADZ-DZOMAHU WA KARROMAHU MIMMAN HAJJAHU AWI'TAMAROHU TASYRIIFAN WA TA'ZIIMAN WA TAKRIIMAN WABIRRON.
Artinya :
Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Baik (Ka'bah) ini. Dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan, menghormatinya diantara mereka yang berhaji atau yang berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kebaikan.
thawaf yaitu berkeliling mengelilingi ka'bah 7 putaran adalah simbol bahwa kita sebagai mahkluk Allah harus patuh dan fokus menjalankan ibadah semata-mata hanya untuk mengharap ridhoNya Allah. dengan perantara ka'bah tetapi pada hakikatnya kita meminta segala sesuatu yang kita inginkan hanya kepada Allah. kawan-kawan semua bisa berdo'a apa saja saat melakukan thawaf diluar do'a-do'a khusus thawaf dalam setiap putarannya. insyaAllah dikabulkan dalam waktu terbaiknya karena sejatinya Allah mendengar setiap ucapan kita. kalau saya doanya minta jodoh hehe ditempat-tempat mustajab pasti saya ga lupa doa tentang satu hal itu termasuk ketika Allah berikan jalan bisa sampai di multazam dan memegang lantai pintu ka'bah, masyaAllah begitu Allah mudahkan jalannya, padahal kalau menurut pikiran manusia ditempat itu penuh sesak orang-orang berbadan besar dari afrika,india, turki sementara saya dengan badan kecil tapi bismillah lahaula wa quwwata illah billah dengan pertolongan Allah saya bisa berdo'a khusyu di mulatzam, mendoakan apa-apa saja yang saya minta, semoga Allah juga undang kembali kesana bersama keluarga, aamiin.
setelah thawaf lanjut solat sunat dibelakang maqom ibrahim 2 rakaat, jangan lupa perbanyak doa juga dzikir saat disini karena ini adalah salah satu tempat mustajabnya do'a. Setelah itu kita minum air zam-zam, dengan membaca do'a
أَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْئَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an warizqan waasi’an
wasyifaa-an min kulli daa-in wasaqamin birahmatika yaa arhamar raahimiin.
wasyifaa-an min kulli daa-in wasaqamin birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya:
“Ya Allah, aku mohon pada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizki yang luas
dan kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan dengan rahmat-Mu
ya Allah Tuhan Yang maha pengasih dari segenap yang pengasih.”
dan kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan dengan rahmat-Mu
ya Allah Tuhan Yang maha pengasih dari segenap yang pengasih.”
setelah itu dilanjutkan dengan sai, yaitu berlari-lari kecil dari bukit shafa ke marwah sebanyak 7 kali, dimana ada do'a khusus disetiap perjalanannya. simbol dari dilakukannya sa'i adalah sebagai penghormatan kepada siti hajar yang telah dengan sabar menanti datangnya air untuk anaknya yaitu nabi ismail kecil yang kehausan, pemaknaan dari sa'i adalah perjuangan, pengorbanan, kesabaran dalam hidup pribadi maupun keluarga. peristiwa ini berkaitan dengan munculnya sumber mata air zam-zam, jarak dari bukit shafa ke marwah adalah 400 meter, itu artinya ketika kita melakukan sa'i sebanyak 7 kali berarti kita telah melewati bukit sepanjang 2.800 meter. Saat sa'i dilakukan juga kita boleh sambil berdoa untuk diri sendiri maupun keluarga juga kerabat.
sa'i dimulai dari bukit shafa dengan menghadapkan wajah kita ke ka'bah sambil membaca takbir, lalu setelah itu dilanjutkan dengan menuruni bukit sfaha menuju marwah dengan membaca do'a sai disetiap perjalanannya, ketika melewati 2 pilar hijau inilah kita disunnahkan berlari kecil terkhusus untuk jamaah pria sebagai penghormatan terhadap kaum perempuan, sedangkan untuk jamaah perempuan cukup dengan berjalan saja.
Menghayati dan meserapi syariat sa’i dan kisah Siti Hajar bersama Ismail akan memunculkan dalam diri kita sikap-sikap positif dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi, antara lain: gigih, sabar, istiqamah, disiplin, ikhlas, optimis , syukur dan sebagainya , juga terjaga dari sikap-sikap negative seperti: sombong, congkak, takabbur dan sebagainya, karena sejatinya hanya Allah yang dapat memenuhi apapun yang kita butuhkan pada waktu dan jalan yang tepat. Dengan demikian pelajaran dari syariat sa’i dan kisah Siti Hajar bersama Ismail harus terus menerus berkobar dihati agar selalu terbangun sikap-sikap positif dan terhindar dari sikap-sikap negatif di atas.
setelah sa' selesai dilaksanakan kita melaksanakan tahalul yaitu dihalalkan atau diperbolehkan. Dalam hal ini, dengan Tahallul maka diperbolehkan seseorang dari pantangan atau larangan ihram. Tahallul diartikan pula dengan keluar dari keadaan ihram.
bebatuan di bukit shafa
setelah semua rangkaian tadi selesai dilaksanakan, selesai juga lah rangkaian rukun umroh yang kita laksanakan. Alhamdulillah.
dari setiap rangkaian yang dilaksanakan mengandung begitu banyak makna yang bisa kita ambil pelajarannya dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Allah itu sesuai prasangka hambaNya, maka selalu bersangka baiklah kepada Allah, yakin sebaik-baiknya penolong, pemberi harapan hanya Allah semata, karena Allah tidak akan mengecewakan hambanya yang beriman. Karena janji Allah itu pasti. :)
KUN FA YAKUN, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, tinggal kitanya sabar dan ikhlas menerima setiap ketetapannya. semoga setiap yang baca tulisan ini Allah segera panggil ke rumahNya menikmati jamuanNya yang begitu indah. Aamiin Allohuma Aamiin.
Haji Menuju Allah - Raihan
Labbaikallahumma Labbaika
Labbaika Laa Syarikalaka LabbaikaInnalhamda Wal Ni'mata
Laka Wal Mulk Laa Syarikalaka
Pergi haji
Artinya menuju Allah yang esa
Membawa hati dan diri yang hina
Memberi hadiah kepada Allah
Berhati-hatilah menghadapNya
Setiap hamba
Pergi haji dengan segala yang baik
Hati yang baik akhlak yang baik
Harta yang halal hati yang bersih
Niat yang suci amal mulia
Pergi haji
Ilmu tentangnya mestilah ada
Agar syarat dan rukun tepat sempurna
Sah dan batalnya dapat dijaga
Agar amalan hajinya tidak sia-sia
Tata tertib dan akhlak kenalah jaga
Buatlah dengan tenang serta tawadu'
Sabar dan tolak ansur mestilah ada
Jangan berkasar merempuh manusia
Tanah haram jagalah pantang larangnya
Pergi haji bukannya masa untuk membeli belah
Beringatlah betulkanlah niat kita
Moga-moga haji kita diterima
Jagalah pantang larangNya
Yang boleh rusakkan hati
Jauhkan maksiat dan yang sia-sia
Takutkan Allah yang esa
Ingat selalu padaNya
Agar kita senantiasa memiliki jiwa hamba
Mekkah, Arab Saudi 11 - 13 November 2017
Puji Damayanti Pahlar
to be continue .......



